KARAWANG – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Karawang menunjukkan langkah strategis dalam menyambut tahun anggaran 2025 dengan memfokuskan kegiatan pada peningkatan riset inovasi dan penyusunan arsitektur program penanggulangan kemiskinan.
Kegiatan ini merupakan bagian integral dari proses perencanaan daerah, termasuk mendampingi Desk Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2025 yang sedang berlangsung.
Bappeda Dorong Talenta Lokal Melalui Periode 2025
Untuk mengoptimalkan potensi daerah, Bappeda Karawang kembali menggelar Pekan Riset dan Inovasi Daerah (Perioda) Karawang Tahun 2025. Ajang ini berfungsi sebagai wadah untuk menjaring gagasan, penelitian, dan inovasi yang solutif terhadap berbagai isu pembangunan di Karawang.
Seleksi Top 3 Perioda diagendakan pada 20-21 Agustus 2025. Kegiatan riset daerah ini juga didukung oleh pengembangan aplikasi SIRIDA (Sistem Informasi Riset dan Inovasi Daerah) yang dikelola oleh Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda, bertujuan mensinergikan seluruh kegiatan ilmiah dan inovasi di wilayah tersebut.
“Inovasi adalah kunci kemajuan daerah. Melalui Perioda, kami memastikan setiap gagasan terbaik dari masyarakat dan akademisi dapat terintegrasi dalam rencana pembangunan kita,” ujar perwakilan Bappeda.
Finalisasi Arsitektur Penanggulangan Kemiskinan
Sementara itu, Bappeda Karawang juga mempertegas komitmennya dalam isu sosial dengan menyusun kerangka kerja yang kuat untuk mengatasi kemiskinan.
Pada Oktober 2024, Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda telah menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk mematangkan Arsitektur Perencanaan Program Penanggulangan Kemiskinan.
Arsitektur ini disusun berdasarkan tiga pilar utama, yakni:
• Pengelolaan data kemiskinan terpadu dan akurat.
• Penyusunan Kerangka Logis (Logical Framework) program.
• Keterkaitan Antarsektor (Crosscutting) program untuk memastikan semua program OPD berkolaborasi.
Pengentasan kemiskinan telah ditetapkan sebagai salah satu dari empat program prioritas utama Pemkab Karawang di tahun 2025. Dengan adanya arsitektur perencanaan yang matang, diharapkan program-program yang dijalankan akan lebih terarah dan tepat sasaran.
Melalui sinergi antara perencanaan anggaran yang cermat (KUA-PPAS 2025), peningkatan inovasi daerah, dan fokus pada isu sosial, Bappeda Karawang siap menjalankan perannya sebagai motor penggerak pembangunan di tahun mendatang.
(Ww).
